~Wie's Luv iA~











{July 28, 2007}   Kesetaraan Gender?

Tadi siang di radio, diberitakan kalau dalam rangka hari ibu, ratusan ibu muslim di Sulawesi, Medan dan Jakarta berdemo menolak keadilan dan kesetaraan gender. Menurut para perempuan tersebut, kesetaraan gender adalah sebuah misi liberalisasi keluarga dari barat.

………..

Dalam segmen berikutnya para ibu pendemo itu memaparkan kekhawatirkan mereka bahwa wanita yang haknya setara akan bekerja, sibuk di kantor, dan tidak sempat mengurusi anak dan suaminya. Imbasnya suami selingkuh, anak tergila-gila pornografi atau terluka di-smackdown.
……….
(dikutip dari http://hermansaksono.blogspot.com)

Wew…🙂 wie’ juga pernah nonton di tv… tokoh yang menolak kesetaraan gender. Alasannya “wanita ya wanita… pria ya pria…. dari jenis kelaminnya aja dah beda. Jelas ga bisa disamakan lah….”

Humm wie’ pernah Kerja Praktek di Kantor Pemberdayaan Perempuan, dari situ wie’ tau dengan jelas, bahwa gender tidak bisa disama artikan dengan sex (dlm bhs Inggris) atau jenis kelamin. Perbedaan mendasarnya dari yang wie’ bisa tangkap. Jenis kelamin itu berhubungan dengan kodrat manusia (pria dan wanita) dan itu tidak dapat dirubah-ubah lagi karena pemberian Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan gender lebih mengacu pada peran – peran dan tanggung jawab laki – laki dan perempuan yang terjadi akibat dari dan dapat berubah oleh keadaan sosial budaya masyarakat.

Jadi wie’ rasa kesetaraan gender bukan menjadikan perempuan seperti laki-laki, yang harus mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan menjadikan laki-laki seperti perempuan yang harus dirumah mengurus anak. Namun, kalo menurut wie’ kesetaraan gender (seperti yang penah wie’ baca di sebuah situs) lebih ke pemenuhan kebutuhan perempuan agar mendapatkan perbaikan taraf hidup, perbaikan pelayanan kesehatan, pemberantasan buta aksara, penyediaan lapangan kerja, perubahan pembagian peran, pembagian kerja, kekuasaan, kontrol terhadap sumber daya, penghapusan KEKERASAN dan DISKRIMINASI, persamaan upah dan lain-lain.

mengutip lagi dari http://hermansaksono.blogspot.com

Perlu diingat kalau keran kebebasan ini adalah sebuah hak. Jika ibu pendemo tidak suka, silahkan haknya tidak usah diambil, dan fokuskan menjadi ibu yang terbaik 24 sehari. Tapi biarkan mereka yang tidak seperti ibu, tetap menjadi mereka, apa adanya.

………….

Setuju tuh, pada kenyataanya banyak kok perempuan yang justru menjadi tulang punggung untuk keluarganya. Namun bukan berarti kesetaraan gender adalah upaya menciptakan keadilan bagi perempuan semata, tetapi yang wie tau kesetaraan gender ditujukan untuk pihak manapun yang tertindas. Hanya saja kebanyakan yang muncul dipermukaan yang banyak menerima perlakuan tidak adil adalah perempuan. Yach… akhirnya kesetaraan gender dicenderungkan seolah – olah menciptakan keadilan bagi perempuan semata.

Namun sepertinya masih banyak pihak – pihak yang bersebrangan dengan pihak yang memperjuangkan kesetaraan gender. Wie juga msih perlu belajar lagi. Masih banyak yang perlu digali tentang kesetaraan gender, bukan hanya pembelajaran istilah agar tidak salah kaprah namun juga makna yang terkandung didalamnya. Sayang kan terjadi perbedaan pendapat hanya karena tidak mengetahui makna dan tujuan sebenarnya, padahal bisa jadi mempunyai maksud yang sama. Alaghhh opo kuiii… ra dong :p

Suatu saat kalo wie punya data yang lebih lengkap dan akurat, wie bahas lagi.

Wie mengutip lagi nih😀 (iso-ne mung mengutip weks:P) dari Aditiana Dewi Eridani, Wakil Direktur Rahima (sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dalam perspektif Islam).

“Masyarakat Demokratis yang ditandai dengan terpenuhinya hak – hak perempuan, harus tetap terwujud!”




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Ada Apa Aja Yach ^^

  • aRsip Ku^^

  • Wie BaRu ja NuLis…

  • Login sik… Mba…^-^

  • et cetera
    %d bloggers like this: